Resume materi day 2




Materi pertama:Perguruan di era digital dan revolusi Industri. 

Kuadran era ai: kreativitas x kemanusiaan     

Kenapa kampus NU harus memimpin:

Kemaslahatan:teknologi untuk martabat manusia      

Pengarah arus: mengawal etika, akses dan dampak sosial

Kompas NU:teknologi menguatkan akhlak dan keadilan

Pergeseran keterampilan: dulu hafalan            sekarang:memformulasikan masalah bereksperimen cepat, berkolaborasi manusia Ai

Prisip 5A: Adab:Akhlak digital dalam bertanya dan berfikir                                            Akses:Teknologi harus memudahkan, bukan meminggirkan                                                        Amanah Data:Jaga data pribadi                          Akurasi:Verifikasi sumber, terutama dunia kesehatan                                                                 Akuntabilitas:Catat di mana Ai membantu dan batasnya

Era ini tidak menunggu kita siap

Materi kedua:Dr Nurul Gufron SH MH             materi:Integritas Generasi sebagai karakter utama bangsa Indonesia

Inilah akibat korupsi:Bukan saja uang, tapi SDM dan harapan bangsa hancur

United Nation Convention Against Corruption (UNCAC) UU no. 7 Tahun 2006

Merusak pasar, harga & dan persaingan usaha yang sehat                                                pelanggaran hak asasi

 Menyebabkan kejahatan lain berkembang

Merusak proses Demokrasi

Meruntuhkan hukum

Menurunkan kualitas hidup/pembangunan berkelanjutan

Karakter patriotis bangsa:

Kecintaan pada tanah air dan rakyat          kerelaan pengorbanan tenaga harta dan jiwa

Kesatuan dalam keagamaan berbangsa

Saling menghargai dan solidaritas

Kesederhanaan

Kemandirian

Strategi pemberantasan korupsi

Penindakan, perbaikan sistem, edukasi,+peran serta masyarakat

Pendidikan:

''Didiklah anakmu sesuai zamannya sungguh mereka akan menghadapi masa depan yang berbeda dengan zaman mu''(Ali bin Abi Thalib) 

Materi ketiga: oleh Muslimah Nourma Rhomadhoni S. KM,, M. KES.       

Materi:

Latar Belakang


Target Indonesia Emas 2045 adalah menjadi negara maju, berdaya saing global, berkelanjutan dan sejahtera


Untuk mewujudkannya, penerapan aspek K3L mempunyai peranan penting.


Pembangunan yang cepat sering berdampak pada keselamatan pekerja dan keselamatan lingkungan


Sehingga penerapan K3 Lingkungan harus menjadi fondasi pembangunan berke



Peran K3 Lingkungan dalam Indonesia Emas 2045


Tenaga kerja produktif dan sehat → mendukung daya saing global.


Industri berwawasan lingkungan menjaga keberlanjutan sumber daya.


Masyarakat terlindungi dari dampak negatif pembangunan.


Citra positif Indonesia di dunia internasional →


menarik investasi hijau.



Strategi K3 Lingkungan Menuju Indonesia Emas


U


Pendidikan dan Pelatihan: meningkatkan literasi K3L sejak dini (sekolah, perguruan tinggi, industri).


Penguatan Regulasi: penegakan hukum yang konsisten terhadap pelanggaran K3 dan lingkungan.


Green Industry: penerapan produksi bersih, energi terbarukan, circular economy.


Digitalisasi K3L: pemanfaatan IoT, Al, dan big data untuk monitoring keselamatan dan lingkungan.


.


Budaya Keselamatan Nasional: menjadikan K3L sebagai bagian dari jati diri bangsa.


APA CITA-CITAMU BELAJAR DI UNUSA??


1. LULUS TEPAT WAKTU, IPK TINGGI (CUMLAUDE)


2. BERPRESTASI NON AKADEMIK


3. MENJADI PEMIMPIN DALAM ORGANISASI (PRESIDEN BEM UNIVERSITAS, GUBERNUR BEM FAKULTAS, ATAU KETUA HIMA)


4. KULIAH SAMBIL BERWIRAUSAHA


5. ATAU LAINNYA?




MARI KITA KENALI POTENSI BAHAYA-DAN KENDALIKAN RISIKO


DEFINISI:


Segala sesuatu yang berkemungkinan menimbulkan kerugian, cedera, penyakit, kerusakan, atau dampak negatif lainnya apabila tidak dikendalikan


sumber risiko yang bisa menyebabkan kecelakaan atau kerusakan bila terjadi kontak dengan manusia, lingkungan, atau aset. Contoh:


Contoh:


Fisika


kebisingan, radiasi, getaran, suhu ekstrem.


Kimia


paparan bahan beracun, mudah terbakar, atau korosif.


Biologi


bakteri, virus, jamur, parasit.


Mekanık


mesin dengan bagian bergerak, alat tajam, kendaraan.


Psikososial


stres kerja, beban kerja berlebih, konflik interpersonal.


Kesimpulan: Potensi bahaya bukanlah kecelakaan itu sendiri, tetapi faktor penyebab yang bisa menimbulkan kecelakaan atau kerugian bila tidak dikelola.



DI RUMAH/KOST


UN


Banyak orang yang mungkin menganggap rumah sebagai lingkungan yang aman,


Namun siapa sangka, banyak hal di dalam rumah mengandung berbagai potensi bahaya yang bisa menimbulkan kecelakaan atau cedera bagi penghuninya.


Misalnya:, korsleting listrik, kebakaran, terjatuh, keracunan, kebocoran gas, hingga bahaya terkena benda tajam.


Bagaimana Pengendaliannya?


5R


LAKUKAN PRINSIP 5R

Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume:Gelar Yudisium, FEBTD Unusa Lepas 145 Lulusan Siap Hadapi Dunia Kerja

Alasan Saya Memilih prodi D-lll keperawatan

resume materi day 1 pkkmb UNUSA